Suzuki Hayate 125, generasi penerus Skywave
Ditengah persaingan skutik yang makin sengit, Suzuki mencoba untuk mempertahankan eksistensinya dengan terus mengupdate motor andalannya Skywave. Mengusung mesin 125 cc dengan shock stereo Skywave telah mempunyai penggemar tersendiri. Tahun ini Suzuki Indonesia berencana untuk kembali mendadani Skywave biar makin molek dan menarik.
Sebagai generasi penerus Skywave telah banyak disebut media adalah Susuki Hayate 125. Secara keseluruhan tidak banyak perbedaan antara Hayate 125 dengan Skywave.Karena sejatinya Hayate merupakan nama lain dari Skywave di Thailand (injeksi), Filipina dan Vietnam. Mesin 4 tak SOHC 2 valve dengan stroke 53.5mm x 55.2mm menghasilkan kompresi rasio 59,6 : 1. Cukup bertenaga untuk ukuran motor skutik. Teknologi andalan Suzuki Suzuki Composite Electrochemical Material (SCEM) yang mampu mengurangi bobot namun lebih kuat sudah tersemat di motor ini. Suzuki Jet Cooling System (SJCS) akan membuat oli mesin tidak cepat panas yang membuat kinerja mesin makin efisien. Untuk Indonesia belum ketahuan apakah yang dibawa ke Indonesia sudah dibenamkan piranti injeksi (berharap iya… ).
Dari sisi utility motor ini memang lebih baik dibanding kompetitor di kelasnya. Bagasinya yang lega lega dan kantong di bawah stang yang besar sangat memanjakan penunggangnya. Hanya Honda Pcx dan Kymco yang mampu menandingi kelapangan bagasinya. Dengan jok yang lebar dan posisi kaki yang lapang sangat yaman dikendarai oleh orang yang tinggi. Hanya satu kekurangan Skywave ini yaitu ban belakang yang gampang melempuh. Mudah - mudahan Suzuki sudah punya solusi untuk itu sebelum melepaskan ke pasar.
Berikut ini spesifikasi lengkap Hayate 125 :
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sumber : motorcycle.in.th, suzukicyclesbermuda.com











pertamax…….bedanya cuman soal injeksi doang “mrgreen:
kok sama saja??????
Mungkin ada bedanya pakdhe selain injeksi itu sendiri…
wah ada kabar beda body juga
suzuki hayate , matic terbaik dikelasnya….