Motor sport : meski dikeroyok Yamaha tetap di depan

Sembilan bulan telah berlalu, Honda telah memborbadir pasar dengan banyak produk baru sepanjang tahun ini dengan satu tujuan menjadi raja penjualan motor di Indonesia. Secara keseluruhan cita – cita itu mungkin telah terpenuhi. Segmen bebek Honda memang rajanya sejak dari dulu, motor matikpun telah berhasil dikuasai, tetapi untuk motor sport Honda tampaknya harus bekerja keras. Kwartet Honda Tiger, NMP, CBR 150 dan CBR 250 belum mampu menandingi keperkasaan Trio Yamaha Vixion, Byson dan Scorpio.

Segmen motor sport penjualannya memang tergolong kecil dibanding penjualan motor secara keanseluruhan, tetapi segmen ini bisa menjadi gengsi pabrikan motor dan merupakan pasar masa depan. Diyakini kue motor sport akan semakin membesar seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat Indonesia. Tren ini mengacu pada tren negara lain dan pola itu akan terjadi juga di Indonesia.

Tulang punggung penjualan motor sport Yamaha adalah Vixion. Bulan kemarin saja Vixion mampu membukukan penjualan sebesar  20.843 unit, jauh diatas rekan sejawatnya Byson dengan 5.181 unit, dan Scorpio 2.968 unit.  Juga lebih baik dari bulan sebelumnya (Agustus) dengan kenaikan sebanyak 1.156 unit. Tidak mengherankan jika sepanjang tahun ini Vixion telah terjual 185.864 unit. Secara keseluruhan sejak pertama kali keluar tahun 2007 sampai dengan sekarang telah ada 730.351 unit Vixion yang berkeliaran di jalan.

Prestasi luar biasa ini tidak lepas dari kehebatan motornya. Menyandang mesin 150 cc injection dengan frame delta box membuat Vixion seperti tidak ada lawan. Apalagi tahun ini ixion mengalami penyempurnaan dengan penambahan Automatic Headlight On (AHO) dan penyegaran striping dan warna. NMP yang diandalkan Honda sebagai lokomotif penjualan Honda di segmen sport tak mampu melewati penjualan Vixion.

Senjata terbaru Honda CBR 150 yang secara teknologi bisa dianggap lebih baik dari Vixion, masih jauh untuk bisa menandingi penjualan Vixion. Hambatan terbesar dari CBR 150 adalah gap harga yang terlalu besar, sehingga sulit untuk bisa membukukan penjualan yang tinggi. Tidak mengherankan jika Honda masih berupaya menjungkalkan kebanggaan terakhir Yamaha setelah segmen matik berhasil direbut Honda.

Rumor yang berkembang Honda tengah menyiapkan generasi penerus Honda Tiger yang legendaris. Isu yang santer terdengar Honda memilih untuk menaikkan kelas Tiger dengan mengganti mesin 200cc yang dikritik banyak kalangan sebagai mesin jadul dengan mesin 250 cc. Rasanya ini seperti menelan ludah sendiri pasalnya sebelumnya Honda bersikukuh dengan mesin 200 cc karena tipe mesin ini yang paling cocok dengan kondisi jalanan yang masih amburadul.

Tiger generasi berikutnya?

Kalo keputusan ini dijalankan berarti Tiger bermain di kelas yang semakin kecil pasarnya dan akan banyak pemain di tahun depan. Tiger bakal mendapat lawan tangguh macam copatriotnya CBR 250, Ninja 250 dan Duke 250. Apakah reposisioning Tiger dengan menciptakan Tiger baru mampu membantu Honda menjungkalkan Yamaha?

Kemungkinan masih berat mengingat pasar yang dibidik Honda masih tergolong kecil walaupun secara omset bisa jadi Honda akan mampu melewati Yamaha. Kalo pengen cepat menguasai pasar ada baiknya Honda melirik pasar sport ber cc kecil antara 100-125cc. Pasar ini belum banyak pemainnya dan dai range harganya menjanjikan pasar yang luas yang bisa bersubtitusi dengan segmen bebek dan matik. Honda bisa melahirkan kembali Honda Win dengan mengambil model dari motor sport Honda yang sudah lahir di negara lain seperti India.

Kalo Honda melakukan ini peluang Honda untuk menyalip Yamaha sangat besar. Kita tunggu saja stategi Honda berkutnya di segmen sport ini. Kalo ada pendapat kain silahkan di share disini

sumber : detik.com

gambar : mens24.com, yamaha-motor.co.id

About these ads

~ oleh masbloro pada 15 Oktober 2011.

4 Tanggapan to “Motor sport : meski dikeroyok Yamaha tetap di depan”

  1. Cakep.
    Nitip sarapan bubur di pagi hari

  2. Waktu terus berputar..

  3. Kalo V-ixion odelnya tetep gitu, sebentar lagi anti klimak. Kaya kasus Thunder125.

  4. pokoke pikson

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 70 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: