Dlozzorr lagi….
Sepertinya tidak ada yang aneh pagi itu, seperti biasa berangkat ke kantor setelah memanaskan mesin sejenak gas ditarik dengan kecepatan sedang. Yang sedikit berbeda karena hari ini ponakan mau nebeng ke kemayoran. Sekitar 2 km dari rumah dijalanan menurun mobil depan mengurangi kecepatan aku pun bereaksi mengimbanginya dengan mengerem juga.
Cuma yang berbeda adalah reaksi motornya. dalam kondisi menurun berarti beban seperti tertumpu di roda depan yang menyebabkan roda depan slip tiba2. Aku mencoba mengurangi efek slip ini dengan melepas rem, slip ban berhenti tetapi motor terlanjur pada posisi tidak seimbang. Body motor yang berat tidak berhasil aku kendalikan, ujung2nya gubrak srooook. Aku dengan ponakan dlozor dengan sukses.
Posisiku cukup baik dengan posisi badan merangkak sedangkan ponakan menyamping. Tampak ponakan merintis kesakitan dan dibopong ke pos satpam pinggir TKP, sementara aku sendiri terbengong -bengong hampir tak percaya. Setelah badan diperiksa gak ada luka yang fatal akhirnya kuputuskan kembali kerumah.
Ada beberapa hal menjadi evaluasi kejadian hari ini. Pertama adalah teknik pengereman yang masih gak bener, analisa sementara munngkin karena belum beradaptasi dengan gaya mengerem motor batangan. Memang aku baru seminggu ini kembali menggunakan si Pulsy ini setelah lama keenakan make matik yang mempunyai rem di kedua tangan. Waktu kejadian itu praktis kaki tidak ikut bereaksi mengerem sehingga beban tumpuan berada di depan plus kondisi jalan menurun. Mungkin juga karena lokasi TKP yang persis setelah ada turunan tajam dengan aspal yang sudah tidak menggigit yang diperkuat keterangan pak satpam disitu sering kejadian motor dlozoor.
Tidak ada luka yang yang parah, hanya sedikit luka di dengkul, telapak tangan selamat berkat sarung tangan scoyco yang aku pakai. Padahal setelah kejadian tangan rasanya panas akibat gesekan telapak tangan dengan aspal. Kepala juga aman karena waktu kejadian saya menggunakan helm full face KYT dan boncenger pake Snail flip up. Beruntung tidak ada kendaraan dari arah berlawanan sehingga kecelakaan tidak melibatkan kendaraan lain.
Beruntungnya lagi motor tidak mengalami kerusakan fatal berkat pemasangan engine guard dan braket box, kondisinya engine guard melengkung, tuas transmisi bengkok kepala lampu baret, stang bengkok sedikit dan kaca spion kiri pecah. Ini dia kondisi motor pasca dlozor :











hati2
http://pertamax7.wordpress.com/2012/04/27/sinnob-hadirkan-inovasi-baru-tanpa-rantai-pakai-v-belt-kayak-harley-davidson/
iya
Get well soon mas bro & keep safety riding
http://dizmaz.wordpress.com/2012/04/27/modification-style-yang-kayak-gini-termasuk-alay-nggak-sih/
sip
takdir mas,syuku gak terlalu parah,cepat sembuh
thanks
Hati hati mas bro,…get well yak
ok
Alhamdulillah gak papa mas, ada baiknya kalau pakai motor batangan selalu dibantu dengan engine brake
Kalau ban depan slip bisa jadi ban yang mas pakai kurang sudah kurang baik
kembangan ban masih bagus mungkin kualitasnya yg kurang
Di pijetke njarem njarem biar ilang
udah mas, besoknya badan rentek semua