Honda, Yamaha dan Toyota jadi favorit, bukti dimata konsumen Indonesia “brand” adalah segalanya

Ngomongin motor di Indonesia tak bisa lepas dari dua pabrikan besar di Indonesia, Honda dan Yamaha. Bahkan sampai melekatnya kedua merek tersebut di daerah tertentu bahkan untuk senyebut sebuah sepeda motor apapun merknya orang selalu menyebut “Honda”. Demikian juga dengan mobil masyarakat demikian percaya dengan Toyota melalui model Kijang dan Avanza. Benarkah sebuah merk atau brand demikian sakti di Indonesia?

Sebenarnya bukan cuma motor yang punya fenomena seperti itu, pada kasus yang lain juga terjadi hal yang sama. Misalnya menyebut air putih dalam kemasan sebagai Aqua atau teh dalam botol sebagai teh botol dan lain2. Hal ini tentu saja bukan sesuatu yang instan tetapi melalui proses yang panjang. Melalui sebuah survey yang dilakukan majalah marketeers terhadap masyarakat kelas menengah di Indonesia telah membuktikan bahwa orang Indonesia adalah orang yang fanatik merk. Merk yang sudah dikenal luas biasanya merupakan produk yang dianggap berkelas atau high class. Persepsi barang berkelas ini sangat penting karena menyangkut kepercayaan terhadap sebuah produk.

Sebelum lihat hasilnya perlu diketahui bahwa orang yang disebut sebagai golongan kelas menengah adalah masyarakat yang mempunyai pengeluaran  2-20 dollar per hari. secara Internasional menurut World Bank orang yang pengeluarannya dibawah 2 dollar disebut sebagai masyarakat miskin. Sangat kebetulan sekali jika pasar motor di Indonesia dikuasai pada golongan ini.

Survey dilakukan pada 606 orang yang berpenghasilan sampai dengan 5,5 juta di 13 kota besar di Indonesia. Peserta survey berumur antara 20-60 tahun. Secara keseluruhan hasil survey menyebut bahwa brand atau merk telah menjadi pertimbangan utama dalam melihat suatu produk berkelas atau tidak. 49% responden menyatakan hal tersebut. Dari 49% yang memilih brand 73% beralasan karena lebih dikenal luas, 17% karena mempunyai permintaan yang tinggi dan 10% menyatakan karena exclusive. Menurut survey tersebut 23% menyatakan bahwa barang berkelas bisa dilihat dari feature-nya, hanya 15% menyatakan bahwa barang berkelas dikarenakan kualitasnya, 9% karena harga dan 4% karena model.

Tidak mengherankan jika Toyota menjadi merek yang paling difavoritkan dengan raihan 50,9% dan dibelakangnya Daihatsu 14,4% dan Suzuki 13,3%. Sementara untuk roda dua, Honda menjadi pilihan nomer satu dengan 54,1% diikuti oleh Yamaha dengan raihan 35,3% dan Suzuki dengan 8,1% pemilih.

Yang agak mengejutkan ternyata komposisi ranking mobil berubah ketika ditanya, apa merk mobil yang ingin dibeli oleh anak muda dalam waktu dekat? Ternyata pilihan utamanya masih Toyota, tetapi Honda menjadi urutan ke 2 menggeser Daihatsu dan Suzuki konsisten di peringkat 3. Ini apa artinya? bukan tidak mungkin ke depan penjualan Honda mempunyai prospek baik dimasa yang akan datang.

Karena itu jika ingin sukses di Indonesia yang lebih penting dari berjualan itu sendiri adalah bagaimana membangun brand di Indonesia. Tanpa brand yang baik akan sangat sulit berjualan dan sebaliknya jika brandnya cukup maka penjualan pasti akan mengikuti. Tidak salah jika Honda dan Yamaha banyak menghamburkan uang untuk menjadi sponsor motoGP untuk menjaga image bahwa produk mereka adalah produk yang berkualitas dan mempunyai kinerja tinggi.

About these ads

~ oleh masbloro pada 8 Mei 2012.

5 Tanggapan to “Honda, Yamaha dan Toyota jadi favorit, bukti dimata konsumen Indonesia “brand” adalah segalanya”

  1. beli motor ya Honda dulu, sampe di diler baru pilih modelnya

  2. Yup betul bro, tapi selain itu orang beli brand ternama juga karena kualitas 3S dan Resale Value, dan keduanya tentu dimiliki produsen yang paling mapan.

    Bajaj menelurkan jagoan anyarnya
    http://motoroda.wordpress.com/2012/05/08/bajaj-akhirnya-membuat-produk-super-flagship-bajaj-375/

  3. honda = motor
    toyoda = mobil
    itu didaerahku
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/05/08/ban-tiger-di-honda-megapro-megison-ganti-ban-belakan/

  4. brand power…

    http://www.otoarea.com/motor-matic-injeksi-irit-harga-murah-yamaha-mio-j

  5. Soalnya orang Indonesia tuh kalo beli kendaraan pikirnya adalah investasi. Selalu mikir harga jual kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 67 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: