Menakar harga ABS pada CBR 250R

Seperti yang santer diberitakan kemarin Honda akhirnya secara resmi telah melauncing CBR 250R dengan bandrol 39,9 juta untuk non ABS dan 46,5 juta untuk yang pake ABS. Secara jelas Honda sudah menjelaskan bahwa perbedaan spek antara versi Non-ABS dengan +ABS hanyalah di sistem pengereman.

Dengan demikian bisa diterjemahkan juga bahwa untuk sebuah ABS Honda menghargainya 6,6 juta. Layakkah harga tersebut ? Untuk menakarnya, mari kita liat dulu harga CBR 250 di negara lain. Di Thailand tempat CBR 250 pertama kali diluncurkan di Asia CBR non ABS dihargai 100.000 bath atau sekitar 28 juta sedang versi ABS 120.000 bath atau 33,6 juta. Di Thailand selisih Non ABS dengan + ABS sekitar 20.000 bath atau 5,6 juta. Walaupun di Indonesia harga ABS di CBR 250 terlihat lebih mahal dari Thailand tapi sesungguhnya jika dibandingin dengan harga motor non ABS rasionya lebih kecil dibanding Thailand. Yaitu Indonesia 17 % sedangkan  Thailand 20% dari harga CBR non ABS.

Menakar harga ABS dengan membandingkan dengan motor lain yang sekelas hampir tidak bisa. Karena untuk kelas 250 cc sulit untuk menemukan motor yang mempunyai piranti standar ABS, karena memang CBR 250 lah yang pertama kali menyandangnya.

Di India TVS Apache RTR 180 terbaru yang keluar bulan ini juga menjadi motor ber cc terkecil yang menyandang piranti ABS. TVS menghargai ABS pada motornya dengan menaikkan harga jual sebesar 8.000 rupee atau sekitar 1,56 juta saja. Walaupun teknologi yang digunakan Honda dengan TVS tidak diketahui perbedaan tapi sangat jelas terlihat selisih harga yang sangat jauh.

Dipasaran after market piranti tambahan supaya motor kita bisa jadi ABS dijual jauh lebih murah. Piranti ABS merk ABSolute dijual melalui kaskus dengan harga 750 ribu saja. Tetapi patut dicacat bahwa ABS yang telah menjadi standar pabrik dengan ABS di pasaran tentu ada perbedaan dalam beberapa hal.

Dengan demikian patutkah ABS dihargai sedemikian mahal ? Jawabannya tentu tergantung dari sudut pandang mana dulu.  Secara ke-ekonomian bisa dibilang perangkat ABS milik CBR Honda terlalu mahal dibanding produk sejenis dari pabrikan lain atau pasar after market, tetapi menilik fungsi ABS yang demikian penting untuk keselamatan harga 6,6 juta menjadi tidak ada artinya.

The Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) dalam penelitiannya dalam kurun waktu 2003 samapi dengan 2008 menyebutkan bahwa motor dengan rem ABS 37 % lebih sedikit mengalami kecelakaan dibandingkan dengan non ABS dari 10.000 kecelakaan yang tercatat setiap tahunnya. Kemudian dari  the Highway Loss Data Institute (HLDI) yang berafiliasi dengan perusahaan asuransi menyebut motor dengan rem ABS memiliki klaim asuransi 22 persen lebih sedikit untuk kerusakan pertahunnya, dibandingkan model yang sama namun tanpa rem ABS. Data ini dipublikasikan oleh HLDI tahun 2008. Setahun kemudian National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengamini data diatas.

Jika kamu memang sudah cocok dengan model CBR 250R dan mempunyai uang untuk membeli CBR 250R versi ABS maka akan saya sarankan untuk membeli versi ABS. Nilai 6,6 juta lebih mahal anggap saja sebagai investasi. Jika suatu saat kamu mengalami situasi yang bisa saja mengancam jiwa dan kamu merasa terselamatkan karena menggunakan ABS maka anggap saja sudah lunas investasi kamu. Jika nyawa sudah menjadi taruhannya berapapun uang kamu sudah tidak ada artinya.

sumber : ultimatemotorcycling.com, koranjitu.com, kompas.com, kaskus.us, detik.com, motorcycle.com

Iklan

~ oleh masbloro pada 27 Februari 2011.

2 Tanggapan to “Menakar harga ABS pada CBR 250R”

  1. pertamax kah???

    6,6 juga bukan sekedar abs, tp c-abs….

  2. Harga y cuma yg R aja kl di surabaya yg dobel CBR RR berapa ?…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: