Soal harga CBR 150, ternyata Honda masih rasional

Akhirnya Honda jadi juga menelorkan Honda CBR 150 kepasar. Walaupun ada yang shock soal harga, sebenarnya, tidak ada kejutan soal harga. Rumor entah dari mana yang membuat pasar mempunyai ekspektasi tinggi bahwa CBR 150 akan dibandrol dibawah 30 juta, tidak terbukti saat Honda mengumumkan bandrol sebesar 33 juta on the road di Jakarta.

Sebagai pemimpin pasar motor di Indonesia dengan share 51% tentu Honda tidak akan gegabah menetapkan harga dengan merusak tatanan yang dia bangun sendiri. Seperti disampaikan pada artikel sebelumnya (baca “Honda CBR 150 = Vixion killer ?“) Honda akhirnya tidak menaruh harga CBR 150 dibawah PCX 125 dan memilih dengan manaruh harga CBR 150 sesuai patronnya di atas PCX 125.

Dengan demikian CBR 150 memang disiapkan tidak untuk membunuh vixion, tetapi memperluas pasar dengan menciptakan segmen baru. Makanya target yang ditetapkan cukup 2000 unit/bulan. Honda masih percaya NMP dan Tiger masih punya potensi untuk menggusur keperkasaan trio Yamaha Byson, Vixion dan Scorpio.

CBR 150 beda dengan vixion, CBR membawa gen motor kelas premium yang mempunyai varian cc yang banyak. Nama CBR yang sudah mendunia dengan image yang sangat baik selama bertahun tahun. Sedangkan vixion hanya ada di Indonesia dan belum mendunia. Sangat sulit buat Honda membawa motor yang mempunyai reputasi dunia hanya untuk menjatuhkan vixion. Apalagi dengan merusak tatanan harga yang bisa membuat pemilik PCX sakit hati. Honda juga tidak dalam posisi tertekan dipasar dan juga bukan merek baru yang sedang membuka pasar. Jadi sangat rasional jika Honda membandrol CBR 150 dengan angka 33 juta.

Honda mencoba menggerogoti pasar motor sport sedikit demi sedikit dengan menggelar banyak varian. Dengan demikian Honda tidak perlu menjatuhkan vixion untuk menguasai segmen sport. Strategi ini telah terbukti ampuh saat Honda mampu mengusai segmen matik tanpa menjatuhkan mio dari singgasana.

Apakah Honda tidak bernafsu untuk menaklukkan vixion ? Saya yakin tidak, Honda akan tetap bernafsu untuk menjatuhkan vixion, sebab tahta segmen sport merupakan gelar tidak resmi yang sangat bergengsi, disitu prestis sebuah merek dapat diangkat.

Dari jajaran motor sport yang digelar oleh Honda dipasar, potensi paling besar untuk menggusur vixion ada pada NMP, NMP terbukti mampu diterima pasar dengan baik. Modelnya yang gak neko neko cocok dengan karakter orang Indonesia yang masih alergi dengan bentuk yang ekstrim.

Andai Honda berani mengganti sistim pengabutannya dengan injeksi PGM-FI dengan sedikit penyegara warna, sudah cukup memadai untuk bertarung dengan vixion, beranikah Honda ?…..

bonus :

 

 

Iklan

~ oleh masbloro pada 2 Juli 2011.

15 Tanggapan to “Soal harga CBR 150, ternyata Honda masih rasional”

  1. setuju banget nih dengan analisanya.hehehe

  2. Pas bgt. Motor kelas premium specdown minum premium

  3. Tulisan yang sangat2 rasional…mahal atau murah jangan dilihat dari kesanggupan kita untuk membeli / tidak nya suatu barang…kalo kantong mepet ya ndak usah beli/minim leasing lah…ga usah mencaci maki ATPM kyk gitu…masih mending ini motor dateng di Indonesia, jangan kayak ababil merengek ke ortunya minta di belikan sesuatu dong…malu,mosok CBR mau di “kelaskan” dengan vixion…ya ga mungkin lah…

    • Yeep beda kelas masbro… Vixion di set biar minum pertamax, jadi ga rekomendasi minum bbm kalangan tidak mampu..
      yg atunya kelas premium minum premium…xixixixi

  4. iya klo berpikir dengan jernih harganya memang rasional …..

  5. mantap ulasannya gan………… 😀

  6. mahallllllllllllll

  7. Nice article

  8. Rasional bagi AHM, irrasional (gila) kata konsumen. Motor speckdown dari yang punya Thai kok dihargai lebih mahal dari yang di Thai…

  9. Seribu satu alasan bisa saja dihadirkan ke depan konsumen, overprice tetaplah overprice, PCX125 adalah bukti nyata honda aka ahm yg melakukan segmentasi hanya dr sisi harga, menjual nama besar, apa gk bisa bedain overprice dgn expensive ? Kalo dibilang honda bisa aja ngasih harga yg murah yg bisa bikin pabrikan lain klepek2, lah knp gk dibikin ?? Utk negri yg sudah menyumbang keuntungan tak teritung bagi honda, sampe bisa bikin iklan di motogp, piye to mas mas mikire

  10. Itung…itung…itung……, kalo ga mampu beli ya wes….., ga perlu protes…..
    gitu aja kok repot….., cari motor yang mampu dan sesuai isi kantong aja……
    Khan udah byk pilihannya…….di siapin sm Honda…….

    walaahhh….walaahhh…..gitu aja kok repot……

  11. lumayan mahal sih buat kantong ane… tapi masih lebh baik daripada pabrikan sebelah yg gak mau ngasih produk2 bagus (global).

  12. @aurega

    lho ente nih ane bnaget.
    ya jelas bakalan lebih mahal dari Thailandlah.
    lha wong dibuatnya di Thailand.
    mbok yo diitung juga brp ongkos kirimnya Thailand-INA, bea masuk, BBN, ongkir Pabrik-dealer2, biaya promosi dan tetek benget lainnya.

  13. Ga perlu shock juga sih dengan harga CBR yang disebutin segitu. Toh kalo emang kualitasnya menjanjikan dan ga akan mengecewakan pasti banyak peminatnya. Jangan liat harga, tapi liat kualitas ! Go Honda 🙂

  14. jgn kenceng hargana az, gm dgn larina ap jamin bs ngalahin vixie n satria to ninja 150 RR…???????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: