Tagline, antara One Heart dan My Way

Tagline sejatinya adalah sebuah kalimat pendek yang menggambarkan sebuah brand yang dibawanya. Makanya ada orang menyebut tagline sebagai ekor sebuah brand atau merek. Tagline menjadi penting dalam dunia marketing ketika banyak merek atau produk bermunculan dengan bentuk atau spesifikasi yang mirip atau serupa.

Brand membutuhkan sesuatu untuk dibedakan dengan merek lain yang produknya sejenis. Karena itu banyak perusahaan menciptakan tagline atau slogan untuk membedakannya. Saat ini tagline bukan lagi sebagai pembeda, lebih dari itu tagline bisa menjadi spirit, penyemangat, visi mencapai tujuan bahkan sekaligus sebagai doa.

Tidak saja di dunia marketing, tagline atau moto juga merambah di dunia persaingan yang lain. Tagline presiden Amerika serikat Barack Obama misalnya, dengan tagline “yes we can” begitu memberikan spirit rakyat Amerika untuk berubah. Ide ini kemudian ditanah air ditiru oleh SBY dengan slogan “Berubah!!!” untuk memenangkan pertarungan presiden.

Dalam dunia otomotif kita, tagline Yamaha “Semakin di depan” telah membawa Yamaha mampu melewati Honda dalam penjualan dan kompetisi memperebutkan juara dunia motoGP saat Yamaha masih diawaki oleh Valentino Rossi. Tagline Yamaha “Semakin di depan” menunjukkan spirit Yamaha untuk bisa memenangkan kompetisi dagang melawan Honda. Secara harfiah tagline semakin di depan diartikan sebagai “hari ini lebih baik dari kemarin dan besok lebih baik dari hari ini”.

Honda tidak tinggal diam dan kemudian mendengungkan kata Satu hati atau one heart untuk mengimbangi semakin di depan. Satu hati ini memiliki jiwa antara Honda dan konsumen telah memiliki ikatan batin yang tidak dapat dipisahkan oleh apapun dan kapanpun. Semua keinginan konsumen akan kebutuhan sepeda motor telah dapat dipenuhi Honda, mau model matik, bebek, sport, gaya retro, futuristik, sporty semua ada di Honda dan konsumen jatuh cinta sehingga tidak bisa lepas dari Honda. Ibarat kata dunia milik kita berdua, yang lain cuma numpang…

Entah kebetulan atau tidak kesuksesan satu hati ini mengiringi kesuksesan penjualan Honda yang kembali mempercudangi Yamaha dan merembet ke motoGP dimana Honda Racing Team yang disponsori oleh Honda Indonesia sukses menjadi juara dunia.

Yamaha yang merasa tagline-nya tidak relevan lagi untuk kondisi saat ini, merubah tagline menjadi “My Way”. Mungkin My Way ini adalah simbul keteguhan Yamaha dan mungkin juga konsumennya dalam memilih tunggangannya. Kalo di terjemahkan secara kasar mungkin bisa menjadi “anjing menggonggong kafilah berlalu sekali Yamaha tetap Yamaha”…..

Saat ini Yamaha telah merubah orientasinya dari langsung berkompetisi dengan Honda menjadi fokus ke internal Yamaha. Terlihat sekali Yamaha saat ini tidak seagresif dulu ketika Honda dan Yamaha selalu berdekatan atau selalu menempel dalam melauncing produk. Yamaha lebih fokus ke produknya sendiri dari pada mengikuti arus.

Jadi ingat setahun yang lalu ketika orang dalam, mengkonfirmasi bahwa Yamaha sedang mencari tanah yang cukup luas untuk mengembangkan pabrik baru. Informasi ini menjadi relevan sekarang, mungkin saat ini Yamaha lebih baik menata dulu lini produksinya supaya tidak bermasalah di kemudian hari karena memang kapasitas produksi Yamaha sudah mendekati maksimal. Jangan sampai kasus pada Byson yang permintaanya tinggi tapi tidak mampu diimbangi kapasitas produksi sehingga banyak calon konsumennya akhirnya lari ke merek lain.

Apakah Yamaha dengan May Way-nya sanggup bangkit di tahun depan? mari kita pantengin rame2….

~ oleh masbloro pada 8 November 2011.

10 Tanggapan to “Tagline, antara One Heart dan My Way”

  1. Pensaran jelas mas bro
    http://necel.wordpress.com/download-dokumen-lewat-scribd/

  2. Wah-wah kapan ya mas yamaha bisa lewati honda dalam penjualan (tahunan). Kalau bulanan sih pernah beberapa kali. Tapi kan secara akumulasi tahunan tdk pernah menang tuh.

  3. masalahnya tagline ‘semakin di depan’ sudah ndak relevan lagi, di sektor manapun selalu di pencundangi sama ‘oneheart’…. semakin pasrah dah….

  4. Tagline yg paling cocok untuk yamaha saat ini “YAMAHA SEMAKIN PASRAHHH……!!!!!!!”

  5. My Way semau Gue….

  6. YAMAHA SEMAKIN JAUH KETINGGALAN.
    baru cocok

    senjata makan tuan tuh…

  7. yamaha semakin di depan kehancuran

  8. One Heart adalah bahasa marketingnya dari super ngirit dan ngga modal.

    My Way adalah bahasa marketingnya dari keras kepala dan ketinggalan jaman.

  9. yamaha kasihhan deh loee….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: