Sudah waktunya Pertamina bikin SPBU mini

Sekarang ini hampir jarang ditemui bisa mengisi premium buat motor tidak perlu ngantri. Dimana – mana gak perduli pagi, siang atau malam antrian motor terus mengular panjang. Mungkin inilah dampak dari pertumbuhan roda dua yang tinggi tiap tahunnya. Sementara pertumbuhan SPBU tidak bisa mengimbanginya.

Di Jakarta saja jumlah kendaraan mencapai 13.347.802 unit yang beroperasi pada 2011. Jumlah kendaraan tersebut, terdiri atas mobil penumpang sebanyak 2.541.351 unit (19 persen), mobil muatan beban mencapai 581.290 unit (4,4 persen), bus sekitar 363.710 unit (2,7 persen) dan sepeda motor berjumlah 9.861.451 unit (73,9 persen). Pertumbuhan jumlah kendaraan pada 2011 meningkat dibanding 2010 sebesar 11,26 persen atau mencapai 1.350.283 unit.

Sementara jumlah SPBU di Jabodetabek baru mencapai 540 SPBU yang terdiri dari 102 SPBU di Jakarta Selatan, 26 SPBU di Jakarta Pusat, 37 SPBU di Jakarta Utara, 60 SPBU di Jakarta Barat, 64 SPBU di Jakarta Timur, 51 SPBU di Kota Tangerang, 46 SPBU di Kabupaten Tangerang, 58 SPBU di Kota Bekasi, 55 SPBU di Kabupaten Bekasi, 40 SPBU di Depok dan 1 SPBU di Bandara Soekarno-Hatta.

Ini artinya kalo dirata-rata 1 SPBU bisa melayani 24.718 kendaraan yang sebagian besar adalah motor dengan jumlah 18.262 motor untuk setiap SPBU. Kalo untuk mobil karena kapasitas BBM-nya yang besar belum terlalu terasa. Tapi buat motor adalah masalah besar. Dengan kapasitas hanya 3 – 20 liter, paling tidak setiap motor akan mengisi premium seminggu satu kali. Berarti setiap hari rata2 satu SPBU melayani 2.609 motor.

Jika di amsusikan setiap SPBU menyediakan 2 dispenser untuk motor dan setiap pengisian membutuhkan waktu 1 menit. Berarti petugas SPBU harus berdiri selama 22 jam sehari untuk dapat melayani pengisian premium untuk motor. Tidak bisa dibayangkan kondisi antrian motor 2 – 3 tahun lagi….

Mungkin sudah waktunya Pertamina selaku satu-satunya penjual premium di Indonesia memikirkan cara2 lain agar distribusi BBM dapat berjalan dengan baik. Misalnya dengan membuat SPBU mini di dekat kawasan pemukiman khusus untuk melayani motor dengan 1 atau 2 dispenser. Paling cocok jika dibuat menyatu dengan mini market yang saat ini sudah menjamur di seluruh penjuru Jakarta.

Supaya efesien dalam pengelolaannya, bisa diberlakukan sistim elektrik dan pelayanan self service. Akan lebih baik lagi jika langkah ini melibatkan pedagang bensin eceran yang jumlahnya semakin banyak. Untuk daerah tertentu yang tidak dimungkinkan dibangun SPBU mini, Pertamina bisa menyediakan SPBU mobile atau keliling.

Bagaimana Pertamina?

~ oleh masbloro pada 28 Juni 2012.

9 Tanggapan to “Sudah waktunya Pertamina bikin SPBU mini”

  1. pertamax

  2. tar namanya diganti : PERTAMINI

  3. Perlu perluasan spbu secara ajib😀

  4. hmmmm

  5. Pertamini….

  6. di tempat ane gak ngantri.. kan pertamax😀 di tempat ane juga ada 2 spbu jaraknya kurang dari 100m,, sonoan lagi ada shell..

  7. kalo saya setuju pertamina jualan keliling saja,, sambil teriak-teriak,,, minyak,,, minyak,,

    http://chozinahmad.wordpress.com/2012/06/29/tes-konsumsi-bbm-yamaha-xeon-sambil-kejar-kejaran-dengan-vario-125-pgm-fi/

  8. di dekat rumah saya sudah ada tuh spbu khusus motor, sayang karena khusus motor jd cuman ada premium doang, kalo motornya berkompresi tinggi tetep kudu ke spbu yg biasa

  9. dibiarkan saja antri panjang biar beralih ke premium

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: