Melihat awal Ramadhan dan Syawal 1433 H ala Biker/Goweser

Di kalangan pecinta motor atau sepeda tentu sudah tidak asing dengan alat Global Positioning System yang senantiasa digunakan untuk memandu rute perjalanan terutama jika melalui daerah baru yang masih asing.

Namun mungkin masih sedikit yang tahu bahwa dengan GPS kita juga bisa melihat kapan datangnya awal bulan baru di perhitungan tahun Qomariyah, sehingga kita pun dapat dengan mudah melihat kapan datangnya bulan Ramadhan dan Syawal yang kerapkali sering terjadi silang pendapat di kalangan para ulama.

Sebagai contoh kita akan melihat kapan awal Ramadhan 1433 H atau di tahun 2012 Masehi ini, GPS yang saya gunakan adalah Garmin 60 CSX dan posisi saya ada di Serpong , Tangerang.

Dari tombol GPS klik Menu dan klik tombol  Sun & Moon, maka di layar GPS akan terlihat tampilan seperti ini:

Tampilan pada hari ini 18 Juli 2012 terbaca :

Sunset atau matahari tenggelam di horizon/ufuk/cakrawala adalah pukul 17.53

Moonset atau bulan tenggelam di ufuk adalah pukul 17:11

Ini artinya bulan baru atau hilal tidak akan muncul di atas ufuk karena dia terlebih dahulu tenggelam dibandingkan matahari, sehingga tidak akan tampak, dan dapat disimpulkan besok tanggal 19 Juli 2012 masih berada di bulan Sya’ban belum memasuki bulan Ramadhan.

Kemudian cursor kita geser ke tanggal 19 Juli 2012, maka akan tampak tampilan seperti ini :

Sunset atau matahari tenggelam di horizon/ufuk/cakrawala adalah pukul 17.53

Moonset atau bulan tenggelam di ufuk adalah pukul 18:02

Ini artinya bulan baru atau hilal akan tampak karena bulan tenggelam lebih lambat 7 menit  setelah matahari. Ini berarti bulan berada di atas cakrawala untuk pertama kali nya selama 7 menit sebelum tenggelam, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan keesokan hari tanggal 20 Juli 2012 adalah tanggal 1 Ramadhan 1433 H

Lalu bagaimana dengan 1 Syawal 1433 H ?

Baiklah, kembali kita geser cursor ke tanggal 17 AGustus 2012, akan tampak tampilan sebagai berikut :

Sunset atau matahari tenggelam di horizon/ufuk/cakrawala adalah pukul 17.54

Moonset atau bulan tenggelam di ufuk adalah pukul 17:36

Ini artinya bulan baru atau hilal tidak akan muncul di atas ufuk karena dia terlebih dahulu tenggelam dibandingkan matahari, sehingga tidak akan tampak, dan dapat disimpulkan keeseokan hari  tanggal 18 Agustus 2012 masih berada di bulan Ramadhan,  belum memasuki bulan Syawal

Kemudian kita geser cursor ke tanggal 18 Agustus 2012, akan tampak tampilan sebagai berikut:

Sunset atau matahari tenggelam di horizon/ufuk/cakrawala adalah pukul 17.54

Moonset atau bulan tenggelam di ufuk adalah pukul 18:27

Ini artinya bulan baru atau hilal akan tampak karena bulan tenggelam lebih lambat 33  menit  setelah matahari. Ini berarti bulan berada di atas cakrawala untuk pertama kali nya selama 33 menit sebelum tenggelam, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan keesokan hari tanggal 19 Agustus 2012 adalah tanggal 1  Syawal 1433 H.

sumber : om Eko Siswanto, seorang goweser yang tinggal di Tangerang

~ oleh masbloro pada 23 Juli 2012.

4 Tanggapan to “Melihat awal Ramadhan dan Syawal 1433 H ala Biker/Goweser”

  1. Berarti bener Muhammadiyah dong?

  2. wow

  3. thanks, atas ulasannya bro

  4. ALATNYA CANGGIH YA . APAKAH ALAT ITU SUDAH DISESUAIKAN LETAK GEOGRAFIS,
    BAGUS , TAPI PEMERINTAH KOK TIDAK PAKAI ITU YA ? SEJAUH MANA TINGKAT KETELITIAN ALAT INI ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: