Adu kebut motor India, Bajaj vs TVS

Kalo di papan atas ada pertarungan sengit duo samurai jepang Honda dan Yamaha, pada papan bawah juga ada pertarungan tidak kalah serunya diantara pabrikan India, Bajaj dan TVS. Keduanya telah mampu menunjukkan endurance-nya di rimba dua Indonesia ditengah gemburan pabrikan Jepang. Siapa yang paling exis diantara keduanya? ini yang menarik untuk dibahas.

TVS sepertinya bergerak lebih gesit di Indonesia, buktinya mereka lebih dulu membangun pabrik dan menjadi anggota AISI sedangkan Bajaj belum melakukan kedua. Tetapi untuk urusan jualan TVS harus mengakui kegesitan Bajaj. Walaupun cuma mengandalkan jualan motor sport yang kuenya cuma sekitar 10%, tetapi mereka berhasil menjual lebih banyak ketimbang TVS.

Lihat saja data semester I 2012 ini. Bajaj mencatat penjualan yang cukup lumayan 9.500 unit atau sama dengan penjualan tahun lalu dengan preiode yang sama. Pulsar 135 masih sebagai penyumbang terbesar penjualan dengan porsi 50%. Sementara Pulsar 180 dan Pulsar 220 masing-masing penyumbang 20% dan 30%. walaupun masih belum memenuhi harapan Bajaj tetap enggan merevisi target tahun ini yang besarnya 33 ribu.

Sementara TVS pada semester I 2012 membukukan penjualan sebesar 5.637 unit atau anjlok 28,7% dari penjualan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.916 unit. Lain dengan Bajaj yang jualannya memang hanya motor batangan, TVS lebih mengandalkan bebek sebagai tulang punggung.

Untuk meningkatkan penjualan kedua pabrikan sama2 mengandalkan dari perluasan pasar dengan membuka gerai baru. Bajaj menargetkan dapat menambah gerai baru hingga menjadi 200 gerai dengan menambah 70 gerai baru. Sementara TVS berharap mampu menambah 40 gerai tahun ini, hingga menjadi 160 gerai pada akhir tahun ini.

Tanpa disertai penambahan produk baru tampaknya berat buat keduanya untuk bisa mencapai target penjualan yang diinginkan. Bajaj masih memiliki Pulsar 200 NS yang kemungkinan sangat kompetitif dipasar dan TVS masih menyimpan Apache 180 ABS untuk mendongkrak penjualan. Sayang Bajaj memberi sinyal baru akan merilis Pulsar 200 NS pada awal tahun depan.

Secara keseluruhan pada semester I tahun ini Bajaj nampak lebih sukses ketimbang TVS. Diatas kertas dengan mengandalkan pasar bebek yang kuenya lebih besar harusnya TVS punya peluang lebih besar mendulang penjualan. Sedangkan TVS membuka peluang untuk meluncurkan Apache RTR 180 ABS pada tahun ini.

Kenyataannya, bajaj yang lebih fokus menggarap motor sport lebih bisa diterima oleh pasar. Khusus untuk motor sport Bajaj telah mampu menggenggam pasar diatas 10%. Siapa yang bakal unggul dalam adu kebut penjualan? Kita lihat saja hasilnya pada akhir tahun nanti.

~ oleh masbloro pada 4 Agustus 2012.

5 Tanggapan to “Adu kebut motor India, Bajaj vs TVS”

  1. disini yamaha honda

  2. TVS dikira Mocin… Beda dgn Bajaj yg Beli pulsar rata2 yg mengerti motor… didaerah ane 1kabupaten diler Bajaj cuma satu sedangkan TVS tiga. padahal finising dan performa Apache lebih bagus dibanding pulsar.

  3. klo menurut ane si bajaj scara ga langsung sangat terbantu keberadaan komunitas bajaj…

  4. di daerah ane…. pemakai TVS sangat jarang…. walau pun ada satu dealer TVS, masih mending Bajaj Pulsar…. terlihat wara wiri di kota ane…. walau dealer Bajaj ada di pinggiran….

  5. disini tvs kurang komunitasnya, bajaj bisa penjualan tinggi juga karena komunitas, ex Prides, Pulsarian, Power Dll

    padahal secara build quality TVS jauh lebih bagus lho, alus kayak mopang,
    mesin juga kenceng, nasibnya sama kayak suzuki, bagus tapi kurang laku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: